34 Model Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren dalam mengisi dimensi stratikasi sosial masyarakat sebagai rahmatan lil „alamin (Fauzi, 2017). Metode Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di pondok pesantren salaf Kauman Alhasani Allathifi Bondowoso. Paradigma penelitian yang digunakan adalah Interpretif Sistem Pondok Modern, (2). Sistem Madrasah, (3). Sistem Pesantren Salaf. Pondok Pesantren Darunnajah lebih mengutamakan pendidikan daripada pengajaran, karena pendidikan tidak hanya mengasah daya fikir santri, tetapi lebih kepada pembentukan pribadi santri dalam seluruh hidupnya. Pendidikan di Pondok Pesantren Darunnajah lebih diarahkan kepada (1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum pesantren dalam pembentukkan kompetensi santri di SMA Azzainiyyah Sukabumi, Jawa Barat, terdiri dari perencanaan, pengorganisasian Sementara itu, Pondok Pesantren Salaf atau pesantren yang masih mempertahankan nilai-nilai tradisional, menyimpan potensi kesadaran multikultural. Wacana lokal dan rasionalitas lokal selama ini sudah diyakini menjadi custom atau tradisi pesantren. Demikian pula, konsep kemajuan bagi pesantren ini juga bertitik tolak dari tradisi, sehingga tidak Puspita Ningrum, Eny dan Agus Mursidi, KUASA PEREMPUAN: PERANAN DAN KEDUDUKAN “BU NYAI” DALAM MEMIMPIN PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN BANYUWANGI, dalam jurnal Pendidikan Budaya dan Sejarah “Dibalik Revitalisasi Budaya” ISBN: 978-602-72362-7-1 Manfred Ziemek, Pesantren Dalam Perubahan Sosial, terj. dengan pogram yang ada di Pondok Pesantren Thohir Yasin antra lain; Program Laundry, Thohir Yasin Mart dan Bank Sampah, oleh karena itu Pondok Pesantren Salaf Modern Thohir Yasin menjadi tonggak peradaban bagi masyarakat sekitar. Kata Kunci:ProgramPemberdayaan,Ekonomi Masyarakat, Pondok Penstren ou0AD.